Untukkandang kelinci yang akan kita buat ini sebenarnya bisa masuk untuk 6 ekor kelinci. 6 cara membuat kandang kelinci dari. Di atas adalah salah satu pertanyaan yang diajukan dalam tema 2 kelas 3. Apa bahan yang paling baik digunakan untuk membuat kandang kelinci? Kandang kelinci tipe baterai paling cocok digunakan untuk pembearan. 5
alamtani Daging kelinci menjadi sumber protein alternatif disamping unggas, daging sapi, atau kambing. Kelinci merupakan hewan yang cepat berkembang biak dan cukup mudah diternakkan. Usaha ternak kelinci bisa dilakukan secara sambilan atau intensif, silahkan lihat panduan dasar ternak kelinci. Sebelum memutuskan beternak kelinci ada baiknya mengenal terlebih dahulu tipe-tipe kandang kelinci. Secara umum terdapat dua sistem perkandangan yang sering dipakai dalam beternak kelinci, yakni kandang kelinci sistem tertutup dan kandang kelinci sistem terbuka. Sistem tertutup biasanya digunakan oleh para peternak intensif sedangkan sistem terbuka banyak diadopsi oleh peternak tradisional. Masing-masing sistem perkandangan memiliki keunggulan dan kelemahannya tersendiri. a. Kandang kelinci sistem terbuka Kandang kelinci sistem terbuka banyak diadopsi oleh peternak tradisional dimana usaha ternak dilakukan sebagai usaha sampingan. Kandang kelinci sistem terbuka sangat sederhana, kita tinggal memberikan pagar di sekeliling areal yang akan dijadikan kandang. Pagar cukup setinggi 0,5-1 meter, yang penting kelinci tidak bisa lolos atau loncat. Sebaiknya, pagar mempunyai pondasi yang cukup dalam untuk mencegah kelinci kabur dengan menggali lubang. Dalam sistem terbuka kelinci dibiarkan lepas bebas di areal kandang. Areal kandang berupa tanah terbuka, di dalam areal disediakan kandang tertutup agar kelinci bisa berteduh dan beristirahat. Dalam areal kandang harus tersedia tempat minum dan pakan. Meski neralaskan tanah, permukaan lantai kandang harus memiliki drainase baik agar kondisi tetap kering. Kelinci tidak menyukai lingkungan yang lembab. Keunggulan sistem ini, kelinci bisa berkeliaran di areal tertentu sehingga jadwal pemberian pakan tidak terlalu ketat. Si kelinci bisa mengais-ngais pakan sendiri bila peternak terlambat memberikan pakan. Biaya pembangunan kandang dan perawatannya relatif lebih murah. Kelemahannya, sistem ini memerlukan lahan yang luas dan pertumbuhan daging tidak optimal karena kelinci banyak bergerak. Selain itu, proses reproduksi kurang bisa diarahkan. b. Kandang kelinci sistem tertutup Sistem tertutup biasa dipakai untuk usaha ternak yang lebih serius atau intensif. Kelebihan sistem ini kebutuhan lahannya relatif lebih kecil, perkembangan kelinci lebih terkontrol, lebih fokus pada pertumbuhan daging. Kelemahannya biaya infrastruktur lebih mahal. Untuk memulai usaha ternak kelinci dengan sistem kandang tertutup setidaknya diperlukan dua tipa kandang, yakni tipe postal dan tipe baterai. Tipe postal digunakan untuk proses perkawinan dan penyapihan anak, sedangkan tipe baterai digunakan untuk pembesaran. Kandang tipe postal Kandang kelnci tipe postal biasanya digunakan untuk proses perkawinan dan membesarkan anak kelinci sebelum disapih. Anak-anak kelinci biasanya disapih dari induknya setelah berumur 8 minggu. Kandang tipe postal kurang optimal untuk pembesaran, karena kelinci yang ada didalamnya akan lebih banyak bergerak. Pada proses pembesaran gerakan kelinci sebisa mungkin dikurangi agar semakin banyak pakan yang dikonversi menjadi daging. Kandang tipe postal bisa diletakan di luar maupun di dalam ruangan. Bila ingin menempatkan kandang di luar ruangan sebaiknya gunakan dinding kandang dengan bahan tertutup seperti tripleks jangan bilah bambu, fungsinya untuk menahan angin dan air hujan. Kandang tipe baterai Kandang kelinci tipe baterai paling cocok digunakan untuk pembearan. Pada umumnya ukuran kandang sebesar 60x40x40 cm, lebih baik lagi disesuaikan dengan jenis kelinci yang diternakan. Silahkan lihat jenis-jenis kelinci budidaya. Semakin besar jenisnya, semakin besar pula kandangnya. Perlu diperhatikan, kandang yang terlalu luas akan membuat kelinci banyak bergerak sedangkan kandang yang terlalu sempit akan membuat stres. Kandang tipe baterai dibuat bertingkat atau bersusun seperti rak. Oleh karena itu alas kandang harus memiliki sekat untuk menampung kotoran dan air kencing kelinci. Sekat sebaiknya bisa dicopot dengan mudah untuk membersihkan kotoran. Bahan yang digunakan untuk kandang baterai bisa dari bilah bambu atau ram kawat. Khusus bagian lantai sebaiknya tidak menggunakan ram kawat karena berpotensi melukai kaki kelinci. Penempatan kandang kelinci tipe baterai bisa di luar ruangan atau dalam ruangan. Untuk kandang yang ditempatkan di luar ruangan, atap kadang harus dibuat dari bahan yang tak tembus air serta sebagian dindingnya sebaiknya tertutup. Agar angin malam atau air hujan tidak rembes ke dalam kandang.
Penyakitkelinci seperti penyakit pada makhluk hidup lainnya tentu ada banyak sekali. Tetapi ada beberapa penyakit yang sering muncul dan sering menyerang kelinci. Penyakit tersebut diantaranya : 1. SCABIES. Scabies adalah penyakit kulit pada kelinci yang disebabkan oleh ektoparasit Sarcoptes scabiei dan Notoedres cati.
Kelinci merupakan hewan ternak yang dapat dimanfaatkan sebagai ternak pedaging maupun ternak hias. Hewan ini termasuk kedalam mamalia dari famili Leporidae. Kelinci memiliki banyak jenis di seluruh bagian dunia. Mau tau apa saja jenisnya? Simak terus ya! Memilih kelinci peliharaan yang menggemaskan mungkin tampak mudah. Ketika mereka semua imut, bagaimana Anda bisa salah? Tetapi ada hampir 50 breed kelinci yang diakui oleh American Breeders Association, dan, meskipun banyak dari mereka membuat hewan peliharaan yang bagus untuk orang-orang yang pernah memiliki kelinci sebelumnya, tidak semua dari mereka adalah hewan peliharaan yang baik untuk pengatur waktu pertama atau untuk keluarga dengan anak-anak. Berikut ini ada beberapa jenis kelinci yang sudah kami rangkum dalam tulisan ini. Simak ya. Daftar 22 Jenis Kelinci disertai Ciri-Ciri dan Perkiraan Harga 1. Kelinci Anggora Hias kelinci anggora dan anaknya Kelinci Anggora merupakan salah satu jenis kelinci hias yang banyak digemari. Kelinci ini berasal dari Ankara, Turki. Jenis kelinci anggora dibagi menjadi 4, yaitu Anggora Inggris, Anggora Perancis, Anggora Giant, Anggora Jerman. Secara umum, kelinci ini memiliki bulu yang lebat dan panjang. Berat kelinci ini sekitar 2-4 kg. Bulu kelinci anggora dapat tumbuh sekitar 2 cm tiap bulan. Selain sebagai kelinci hias, bulu dari tipe Anggora ini sering digunakan sebagai wool. Harga kelinci Anggora bervariasi, tergantung jenis dan umur. Harga kelinci Anggora umur 1-3 bulan yaitu sekitar rupiah. Sedangkan kelinci Anggora diatas 3 bulan harganya mencapai rupiah. Kelebihan dari kelinci jenis ini yaitu bulunya dapat digunakan untuk pembuatan wool. Namun, kekurangan jenis kelinci ini yaitu perlu diperhatikan karena asal kelinci ini bukan dari daerah tropis sehingga mudah terkena penyakit. Budidaya kelinci Anggora memerlukan perhatian khusus. Kebersihan bulu perlu diperhatikan karena jika bulunya kotor maka kelinci mudah terkena penyakit. Kandang juga harus dalam kondisi kering agar bulu juga tetap kering. Pakan selain diberikan hijauan, juga dicampur menggunakan pakan pellet untuk memenuhi kebutuhan nutrien, serta diberikan vitamin. 2. Kelinci Lop Hias kelinci lop Jenis Kelinci selanjutnya yaitu kelinci Lop. Kelinci ini berasal dari Belanda dan merupakan kelinci tipe hias. Kelinci Lop memiliki banyak jenis diantaranya yaitu English Lop, Dwarf Lop, French Lop, Holland Lop, American Lop, Angora Lop dan masih banyak lainnya, dan yang paling terkenal yaitu kelinci jenis English Lop. Keunikan kelinci Lop yaitu pada bagian telinganya. Telinga kelinci Lop menggantung dari kepala sampai ke pipi yang mulai terlihat saat kelinci berumur 2-4 bulan. Ciri-ciri lain dari kelinci Lop adalah hidungnya yang pesek. Ukuran tubuh yaitu 12-23 cm. Harga kelinci Lop umur 1-3 bulan yaitu sekitar rupiah, sedangkan kelinci dengan umur 3 bulan lebih harganya sekitar rupiah. Kelebihan kelinci Lop sebagai kelinci hias yaitu bentuk telinganya yang unik seperti telinga anjing menjulur kebawah dan berbeda dari kelinci jenis lain. Namun, kelinci Lop perlu perhatian khusus dalam pemeliharaannya karena kelinci ini mudah terserang penyakit. Budidaya kelinci Lop yaitu harus memperhatikan tingkat stress si kelinci karena kelinci ini mudah sekali stress. Hal lain yang perlu diperhatikan pada kelinci hias yaitu kebersihan kandang dan kenyamanan ternak. Pakan Kelinci yang diberikan pun harus sesuai dengan kebutuhan ternak, konsentrat dapat diberikan diselang-seling dengan hijauan. Penambahan vitamin juga dapat dilakukan untuk menjaga stamina ternak. 2. Kelinci Flemish Giant Pedaging/Hias Kelinci Flemish Giant adalah kelinci yang memiliki tubuh besar jika dibandingkan dengan kelinci jenis lainnya. Kelinci yang berasal dari Argentina ini semula adalah kelinci liar, kemudian di budidayakan di Eropa. Kelinci Flemish Giant memiliki ciri-ciri tubuh yang besar dengan berat paling ringan yaitu 8 kg dan yang paling berat bisa mencapai 13 kg, bahkan rekor terbesar mencapai 22,23 kg dalam Guinness World Records. Panjang tubuhnya mencapai 51 cm dan panjang telinga sampai 15 cm serta kaki besar. Harga kelinci Flemish Giant umur 1-3 bulan berkisar antara rupiah dan kelinci diatas 3 bulan rupiah. Kelebihan kelinci Flemish Giant yaitu bentuk tubuhnya yang besar dapat menghasilkan daging lebih banyak dibandingkan dengan jenis kelinci lainnya, serta rasanya yang khas dengan citarasanya sendiri. Kekurangannya yaitu sering terjadi patah kaki pada kelinci ini karena terlalu berat menopang tubuhnya yang besar. Budidaya kelinci Flemish Giant dapat dilakukan di kandang terbuka/hamparan namun diberi pagar agar kelinci tidak kabur. Disekitarnya dapat diberikan tempat bernanung kelinci untuk beristirahat atau berteduh. Kelinci dapat diberi pakan hijauan, konsentrat dan tambahan vitamin. 4. Kelinci Rex Hias/Pedaging Kelinci Rex Kelinci Rex merupakan kelinci yang berasal dari Perancis. Kelinci Rex merupakan ras kelinci yang cocok diternakkan di daerah dingin dengan suhu 5-15Β°C. Kelinci ini dimanfaatkan sebagai kelinci hias karena bentuknya yang lucu, namun juga dapat dijadikan sebagai kelinci pedaging. Kelinci Rex yang sering dibudidayakan mempunyai dua jenis yaitu Rex standard an Rex mini. Rex standar memiliki berat 3,6-5 kg, sedangkan Rex mini memiliki berat 1,4-2 kg. Bulu kelinci Rex memiliki teval sekitar 1-2 cm. Warna bulu yang diakui sebagai warna standar kelinci Rex yaitu hitam, biru, castor, lynx, opal, coklat, merah, putih, chinchilla, lilac, himalayan, broken, dan tricolor. Harga kelinci Rex umur 1-3 bulan yaitu sekitar rupiah, sedangkan harga kelinci Rex umur 3 bulan keatas yaitu rupiah. Kelebihan kelinci Rex ini adalah warna bulu yang indah sehingga kelinci ini sering dijadikan kelinci kontes, selain itu juga dapat dijadikan kelinci pedaging. Kelinci ini dapat dilatih dengan berbagai macam trik seperti dipanggil dan diberi petunjuk, selain itu kelinci ini dimanfaatkan sebagai penghasil kulit. Kekurangan dari kelinci ini yaitu memerlukan udara yang sejuk dan dingin untuk memperoleh produktivitas yang maksimal dalam pemeliharaan kelinci ini. Budidaya kelinci Rex sama seperti kelinci hias jenis lain. Perawatan perlu dilakukan secara optimal dan rutin. Hal yang perlu diperhatikan yaitu jangan mengangkat kelinci dari telinganya. Kandang harus bersih dan kering agar terhindar dari penyakit. Pemberian pakan Kelinci ini dapat berselang-seling hijauan dan konsentrat serta tambahan vitamin. Pemberian hijauan jangan diberikan secara basah untuk menghindari terkena penyakit kulit. 5. Kelinci Netherland Dwarf Hias Kelinci Netherland Dwarf Kelinci Netherland Dwarf merupakan kelinci yang berasal dari Belanda. Kelinci ini memiliki pertumbuhan yang sangat lambat. Kelinci ini dibawa bangsa Belanda dan dibudidayakan di Indonesia. Kelinci ini diminati pecinta kelinci dan dipelihara sebagai kelinci hias. Ciri-ciri kelinci ini yaitu memiliki tubuh yang pendek, kepala bulat, leher pendek. Berat kelinci Netherland Dwarf hanya mencapai 1 kg. Warna bulu kelinci ini bervariasi namun yang paling diminati yaitu kelinci dengan warna bulu putih dan mata berwarna merah. Harga kelinci Netherland Dwarf yaitu untuk umur 1-3 bulan, dan untuk kelinci diatas 3 bulan. Kelebihan kelinci Netherland Dwarf yaitu kegesitan yang dimiliki kelinci ini. Kelinci ini dapat berkeliling ruangan sampai ratusan kali dalam sehari. Sedangkan kekurangan dari kelinci ini yaitu susah untuk dijinakkan karena merupakan kelinci liar sehingga berbahaya dipelihara oleh anak-anak. Selain itu,kelinci ini mudah hilang jika tidak ditempatkan ditempat yang aman. Budidaya kelinci Netherland Dwarf sama dengan kelinci jenis lain dalam segi pemberian pakan. Namun penggunaan kandang harus dengan ukuran yang besar karena kelinci ini sangat aktif. 6. Kelinci Himalayan Hias/Pedaging Kelinci Himalayan Kelinci Himalayan merupakan kelinci yang banyak diminati di Indonesia. Kelinci ini dijuluki sebagai kelinci China atau kelinci Rusia. Kelinci ini dimanfaatkan sebagai pedaging maupun hias karena kelucuan dan keunikannya. Selain kelinci Himalayan yang standar, ada juga kelinci Himalayan yang berukuran mini. Ciri-ciri kelinci ini yaitu warna bulu yang seputih salju dan memiliki kombinasi warna polkadot hitam disekitar hidungnya, serta tambahan warna lain di sekitar telinga dan ekor. Berat badan rata-rata yaitu 2,5-4,5 kg. Untuk kelinci berukuran mini memiliki berat 1 kg saja. Harga kelinci Himalayan tergolong murah yaitu berkisar rupiah untuk anakan sekitar 1-3 bulan. Sedangkan diatas 3 bulan rupiah. Kelebihan dari kelinci Himalayan yaitu memiliki mata yang unik dengan warna merah muda. Kekurangan dari kelinci Himalayan adalah kelinci ini produktifitas yang rendah. Dalam sekali melahirkan, kelinci jenis ini hanya dapat melahirkan 3-6 ekor anakan saja. Budidaya kelinci Himalayan sama seperti kelinci lain, kandang perlu dibersihkan secara berkala dan perlu diusahakan dalam keadaan yang kering. Pemberian pakan kelinci harus berkualitas dan memenuhi kebutuhannya. Pakan yang diberikan berupa konsentrat, hijauan, dan dapat diberikan vitamin. Jangan sering menyisir bulu karena akan menyebabkan bulu menjadi mudah rontok. 7. Kelinci Dutch Hias Kelinci Dutch Kelinci Dutch, seperti namanya, merupakan kelinci yang berasal dari Belanda. Kelinci jenis ini memiliki tubuh yang mungil dan lucu sehingga oleh pecinta kelinci dijadikan sebagai kelinci hias untuk dipelihara. Ciri-ciri kelinci Dutch yaitu memiliki warna bulu yang bervariasi yaitu abu-abu, putih-hitam, coklat. Warna yang dimiliki merupakan kombinasi dari warna-warna tersebut. Mata yang dimiliki kelinci ini cerah dan bersih, warna bola matanya coklat. Kelinci jenis ini merupakan kelinci yang kerdil karena berat hanya 1,5-2 kg saja. Harga kelinci ini untuk umur 1-3 bulan yaitu sekitar rupiah, sedang untuk kelinci diatas 3 bulan sekitar Kelebihan dari kelinci Dutch yaitu sifat sosial kelinci ini sangat baik dan memiliki kecerdasan yang tinggi sehingga mudah untuk dilatih. Selain itu, kelinci ini memiliki sifat keibuan yang baik dan fertilitas tinggi. Kekurangan dari kelinci ini yaitu mudah merasa takut dan kaget. Selain itu, kelinci ini memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Budidaya kelinci Dutch sama dengan kelinci hias jenis lain. Pakan yang diberikan dapat berupa hijauan dan konsentrat secara berseling dan diberikan vitamin agar tubuh tetap fit. Jika ditempatkan di kandang, maka perlu terjaga kebersihan dan kandang harus dalam kondisi kering. 8. Kelinci English Spot Hias/Pedaging Kelinci English Spot seperti namanya, merupakan kelinci hias yang berasal dari Inggris. Kelinci ini mulai dibudidayakan pada abad 19. Kelinci ini merupakan kelinci persilangan dari jenis kelinci Flemish giant, English Lop, Angora, Dutch, Silver, Patagonian dan Himalayan. Kelinci ini mempunyai bulu berwarna putih dominan dengan spot atau bintik-bintik berwarna coklat, abu-abu, dan juga hitam di bagian samping tubuhnya. Ciri khas kelinci ini yaitu terdapat garis berwarna hitam membentang dari kepala ke punggung sampai tubuh bagian belakang. Selain itu, kelinci ini memiliki bulu diarea mata dan mulut yang berwarna hitam. Tubuh kelinci ini panjang dan ramping. Bobot kelinci ini yaitu 2,5-4,5 kg. Harga kelinci English Spot umur 1-3 bulan yaitu sekitar rupiah. Kelinci umur 3 bulan keatas yaitu sekitar rupiah. Kelebihan dari kelinci ini yaitu warna bulu yang unik berbeda dengan jenis kelinci lain merupakan daya tarik bagi pecinta kelinci. Sedangkan kekurangan dari kelinci jenis ini yaitu perlunya adaptasi di lingkungan tropis karena kelinci ini berasal dari eropa sehingga rentan mengalami stress dan sakit. Budidaya kelinci English Spot tidaklah susah. Hanya memerlukan pakan yang cukup nutrien dan pemberian vitamin untuk menghindarkan stress, dan perlu diperhatikan bila akan ditempatkan di kandang. Kandang harus nyaman dan terhindar dari lembap dan kotor. 9. Kelinci Satin Hias Kelinci Satin adalah kelinci yang berasal dari Amerika Serikat. Kelinci ini dapat dimanfaatkan sebagai kelinci pedaging maupun kelinci hias. Kelinci ini termasuk kedalam ras kelinci bertubuh besar. Jenis varietas dari kelinci ini yaitu ada California Satin, Broken Satin, Chincilla Satin, Havana, dan Siam Satin. Ciri-ciri dari kelinci ini yaitu badan panjang, kepalanya lebar, dan leher yang pendek. Kelinci ini memiliki bulu yang tebal dan rapat. Warna bulu kelinci ini pun beragam yaitu seperti putih, hitam, coklat, kebiruan, dan ada Californian dimana mulut, ekor, telinga, dan ujung kaki berwarna hitam, kecuali tubuh yang berwarna putih. Berat kelinci ini mencapai 4-5 kg. Harga kelinci Satin yaitu berkisar rupiah untuk kelinci berumur 1-3 bulan, sedangkan kelinci dengan umur diatas 3 bulan memiliki harga sekitar rupiah. Kelebihan dari kelinci jenis ini yaitu bulunya yang mengkilap menjadi daya tarik bagi pecinta kelinci hias. Selain itu, litter size kelinci ini cukup tinggi yaitu 7-10 ekor per kelahiran. Kelinci ini dimanfaatkan sebagai penghasil kulit. Budidaya kelinci Satin tidaklah sulit. Hanya saja perlu diperhatikan kebutuhan nutrien ternak. Pakan diberikan dengan menggunakan hijauan maupun konsentrat. Kandang yang digunakan dapat berupa kandang terbuka maupun kandang tertutup. Perlu diperhatikan kebersihan kandang bila menggunakan kandang tertutup. 10. Kelinci Lionhead Hias Kelinci Lionhead Jenis Kelinci Lionhead adalah keturunan kelinci Anggora Inggris namun kelinci ini memiliki ciri yang berbeda dari indukannya. Seperti namanya, kelinci ini memiliki kepala yang menyerupai singa dengan bulu panjang yang menutupi kepalanya. Asal kelinci ini yaitu dari Inggris. Ciri-ciri dari kelinci ini yaitu secara fisik seperti kelinci Angora namun kepala dan leher yang memiliki bulu lebat seperti kepala singa. Telinga kelinci ini pendek. Berat badan hanya mencapai 1,7 kg. Warna kelinci ini yaitu putih, hitam, abu-abu, coklat, kemerahan, dan kekuningan. Harga kelinci ini tergolong murah, umur 1-3 bulan memiliki harga rupiah, sedangkan kelinci berumur 3 bulan keatas yaitu Kelebihan dari kelinci ini yaitu selain harganya murah, memiliki keunikan yang tidak ditemukan pada jenis kelinci lain yaitu kepala yang mirip seperti kepala singa. Kekurangan dari kelinci ini yaitu sebenarnya kelinci ini adalah hasil persilangan yang gagal dengan telinga yang kecil. Budidaya kelinci ini tidaklah sulit. Tetap perlu diperhatikan pemberian pakan. Pakan dipastikan harus memenuhi kebutuhan kelinci. Minum juga harus disediakan secara terus menerus. Hal yang perlu diperhatikan lainnya yaitu perlu mencukur bulu kelinci ini karena bulunya cepat tumbuh dan menutupi area kepala. Ohya kamu bisa baca juga mengenai cara memilih bibit kelinci yang bagus . 11. Kelinci New Zealand Pedaging Kelinci New Zealand Sama dengan namanya, Jenis kelinci New Zealand merupakan kelinci yang berasal dari New Zealand, Australia. Kelinci ini termasuk kedalam kategori kelinci bertubuh besar dan memiliki pertumbuhan yang cepat sehingga dimanfaatkan sebagai kelinci pedaging Kelinci ini memiliki ciri tubuh dengan warna bulu yang putih mulus, dengan tekstur tebal dan padat. Bentuk tubuhnya agak pendek, tulang punggung membentuk seperti kurva, dari belakang kepala sampai ekor. Selain berwarna putih, warna lainnya yaitu ada yang berwarna merah dan hitam. Berat kelinci ini mencapai 5 kg. Harga kelinci ini yaitu berkisar antara untuk kelinci dengan umur 1-3 bulan, sedangkan untuk kelinci berumur 3 bulan lebih berkisar antara Kelebihan dari kelinci ini yaitu produktifitas yang tinggi, kelinci ini mampu menghasilkan 10-12 setiap kali beranak. Selain itu, kelinci ini memiliki pertumbuhan yang pesat. Kekurangannya yaitu bulu yang berwarna putih mudah kotor apabila tidak rutin dibersihkan. Budidaya kelinci ini yaitu perlu diperhatikan kebutuhan nutriennya karena kelinci ini jenis pedaging sehingga pemberian pakan harus memenuhi kebutuhan ternak. Selain itu, kebersihan kandang harus dijaga pula. Kandang tidak boleh basah dan kotor. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyakit, terutama skabies. 12. Kelinci Jersey Wooly Hias Kelinci Jersey Wooly Kelinci Jersey Wooly merupakan kelinci yang kecil dan juga sering disebut sebagai kelinci Dwarf Angora. Kelinci ini adalah persilangan antara kelinci Netherland Dwarf dan Angora Perancis. Kelinci ini kerdil dan kecil yang dikembangkan untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan. Kelinci Jersey Wooly adalah salah satu kelinci favorit bagi pecinta kelinci hias. Ciri-ciri kelinci ini yaitu memiliki tubuh kecil. Warna bulu seperti jenis kelinci Angora maupun Netherland Dwarf. Berat tubuh sekitar antara 1,5 kg. Kelinci ini memiliki bulu yang cukup panjang seperti kelinci Angora. Harga kelinci Jersey Wooly yaitu berkisar antara rupiah untuk umur 1-3 bulan, sedangkan umur diatas 3 bulan yaitu rupiah. Kelebihan dari kelinci Jersey Wooly ini yaitu selain merupakan kelinci yang cerdas dan jinak. Selain itu, perawatan kelinci ini tidak sesulit merawat kelinci Angora karena bulunya tidak mudah kusut. Namun, bulu yang dimiliki kelinci ini kasar, tidak lembut seperti induknya, kelinci Angora. Budidaya kelinci ini tergolong mudah, tidak seperti merawat kelinci Angora. Kelinci ini tidak perlu terus menerus disisir bulunya, karena bulunya tidak mudah kusut. Dalam segi pemberian pakan, sama saja dengan kelinci hias lainnya, begitu pula kandang, jika ditempatkan di kandang, perlu terjaga kebersihan dan kenyamanan kandang sehingga kelinci tidak mudah stress. 14. Kelinci Havana Hias Kelinci Havana Kelinci Havana adalah kelinci hias yang dikembangkan di Belanda pada tahun 1898. Kemudian berkembang di Eropa pada tahun 1908. Setelahnya, kelinci ini cepat menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Ciri-ciri kelinci ini yaitu memiliki tubuh yang kecil dan pendek. Bahu kelinci ini berotot dan kekar. Hanya memiliki satu warna saja di tubuhnya, meskipun saat ini telah banyak persilangan yang menghasilkan kelinci Havana dengan warna yang belang. Berat tubuh yaitu sekitar 2,75 kg. Warna bulu yaitu polos, coklat, hitam, dan biru. Harga kelinci ini pada umur 1-3 bulan yaitu sekitar rupiah, sedangkan untuk kelinci umur diatas 3 bulan yaitu rupiah. Kelebihan dari kelinci Havana adalah memiliki bulu yang sangat lembut dan mengkilap, sehingga nyaman jika dijadikan sebagai hewan peliharaan. Selain itu, temperamen kelinci ini lembut dan tenang. Budidaya kelinci ini tidak sulit, sama seperti jenis kelinci hias yang lain. Hal yang perlu diperhatikan yaitu pemberian pakan dan kenyamanan kandang. Kelinci yang ditempatkan di kandang tertutup perlu diperhatikan kebersihan dan kelembapan kandang agar kelinci terhindar dari penyakit kulit dan stress. 15. Kelinci Chinchilla Hias/Pedaging Kelinci Chinchilla Kelinci Chinchilla merupakan kelinci yang berasal dari Amerika. Kelinci ini juga disebut kelinci American Chincilla. Kelinci ini terdapat dua jenis yaitu Chincilla raksasa dan Chincilla mini. Giant Chincilla/Chincilla raksasa merupakan hasil persilangan antara Giant Flemish dengan Chincilla standar. Kelinci ini dimanfaatkan sebagai kelinci pedaging, namun juga dapat dijadikan sebagai kelinci hias Ciri khusus kelinci ini yaitu memiliki warna abu-abu gelap dengan warna abu-abu mutiara dan hitam. Ukuran tubuh bervariasi tergantung dengan jenisnya. Berat Giant Chincilla bisa mencapai 8 kg. Memiliki telinga yang panjang dengan ujung sedikit lancip. Bentuk tubuh kelinci ini ramping dengan panggul yang melengkung. Mata berwarna hitam. Harga kelinci ini tergolong murah karena hanya berkisar antara untuk anakan, dan untuk diatas 3 bulan sekitar saja. Kelebihan kelinci Chincilla ini yaitu ukuran tubuh yang besar untuk jenis Giant nya dan harga yang murah dapat dimanfaatkan sebagai kelinci pedaging. Selain itu, bulunya juga dapat dimanfaatkan. Budidaya kelinci ini sama saja seperti kelinci pedaging lainnya. Hal yang perlu diperhatikan yaitu pemberian pakan harus sesuai dengan kebutuhan kelinci. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan produktifitas kelinci. Kandang dapat menggunakan kandang tipe tertutup maupun tipe terbuka asalkan kandang nyaman sehingga ternak tidak stress. 16. Kelinci American Sable Hias/Pedaging Kelinci American Sable Kelinci American Sable merupakan kelinci yang berasal dari Amerika, seperti namanya. Pertama kali muncul pada tahun 1924 dan merupakan persilangan dari kelinci Chincilla. Pada tahun 1982 barulah diakui oleh ARBA. Kelinci ini dapat dimanfaatkan sebagai kelinci pedaging maupun kelinci hias. Ciri yang dimiliki oleh kelinci ini yaitu tubuhnya bongsor. Warna tubuh yaitu coklat sepia, ada pula yang berwarna hitam. Pada bagian wajah, telinga, ekor,punggung, dan kaki memiliki warna coklat sepia gelap. Memiliki warna mata coklat. Berat kelinci dapat mencapai 8 kg. Harga kelinci ini yaitu sekitar untuk anakan, dan untuk kelinci berumur diatas 3 bulan. Kelebihan kelinci ini yaitu jinak dan senang dielus dan dimanja oleh manusia serta memiliki hobi tidur sehingga dapat dijadikan sebagai hewan peliharaan. Sedangkan kekurangan kelinci ini yaitu mudah stress apabila tempat hidupnya tidak nyaman. Budidaya kelinci ini sama seperti kelinci jenis lainnya. Pakan diberikan hijauan dan konsentrat serta tambahan vitamin jika diperlukan. Perlu diingat bahwa jangan memberikan hijauan segar agar kelinci tidak kembung. Kembung dapat menyebabkan kematian mendadak pada kelinci. Kandang yang digunakan dapat berupa kandang tertutup atau kandang terbuka, yang penting kenyamanan kandang perlu dijaga. 17. Kelinci Polish Pedaging Kelinci Polish Kelinci Polish merupakan kelinci yang diperkirakan berasal dari Inggris yang dipamerkan pertama kali pada tahun 1884. Kelinci ini mendapat julukan Polandia Rabbit. Ada asumsi bahwa kelinci ini merupakan persilangan Netherland Dwarf dan Kelinci Himalayan. Kelinci ini merupakan kelinci jenis pedaging. Ciri-ciri kelinci Polish yaitu memiliki badan kecil mungil, bulu yang halus, dan memiliki banyak warna. Kelinci ini memiliki telinga tegak, pendek bulat sedikit meruncing. Kepala kelinci ini bulat dengan mata berwarna merah atau biru, namun ada juga yang berwarna hitam. Kelinci ini hampir mirip dengan Netherland Dwarf namun tubuh sedikit lebih besar. Harga kelinci ini termasuk murah yaitu rupiah untuk anakan berumur 1-3 bulan, dan diatas tiga bulan yaitu sekitar rupiah. Kelebihan kelinci ini yaitu bulunya yang halus, namun untuk jenis pedaging, kelinci ini tergolong kecil. Budidaya kelinci ini sama seperti kelinci jenis lainnya. Pakan diberikan hijauan dan konsentrat serta tambahan vitamin jika diperlukan. Perlu diingat bahwa jangan memberikan hijauan segar agar kelinci tidak kembung. Kembung dapat menyebabkan kematian mendadak pada kelinci. Kandang yang digunakan dapat berupa kandang tertutup atau kandang terbuka, yang penting kenyamanan kandang perlu dijaga. 18. Kelinci Tan Hias Kelinci Tan Kelinci Tan merupakan kelinci yang berasal dari Braillsford Derbyshire dan merupakan kelinci yang pertama kali ditemukan oleh Culland Hall pada tahun 1880. Kelinci ini merupakan kelinci liar dan sangat penakut. Kelinci ini memiliki tubuh yang gagah dan menarik. Kelinci jenis ini dimanfaatkan sebagai kelinci peliharaan/kelinci hias. Ciri-ciri kelinci Tan yaitu ukuran tubuh yang tidak besar, kulit bulu mengkilap dengan warna coklat kemerahan. Warna yang khas dibandingkan dengan jenis kelinci yang lainnya. Telinga tegak keatas, badan bulat, dan mata berwarna hitam. Harga kelinci ini yaitu sekitar rupiah untuk anakan umur 1-3 bulan, sedangkan untuk umur diatas 3 bulan yaitu rupiah. Kelebihan kelinci ini dibandingkan dengan kelinci lain yaitu warna nya yang tan/cokelat berbeda dengan kelinci jenis lain. Sedangkan kekurangan kelinci ini yaitu jenis kelinci yang penakut. Budidaya kelinci Tan tidaklah sulit. Hanya saja perlu diperhatikan kebutuhan nutrien ternak. Pakan diberikan dengan menggunakan hijauan maupun konsentrat. Kandang yang digunakan dapat berupa kandang terbuka maupun kandang tertutup. Perlu diperhatikan kebersihan kandang bila menggunakan kandang tertutup. 19. Kelinci Hotot Hias kelinci hotot Kelinci Hotot merupakan kelinci ras Netherland. Kelinci ini berasal dari Belanda. Kelinci ini memiliki tubuh yang kecil. Kelinci Hotot termasuk kedalam kelinci yang digemari karena bentuknya yang kecil dan unik. Kelinci ini termasuk kedalam jenis kelinci hias. Ciri-ciri kelinci Hotot yaitu memiliki bulu yang berwarna putih, dan pada daerah mata terdapat warna corak hitam yang membuat kelinci ini tampak terlihat seram. Ada jenis warna lain dari kelinci ini yaitu hitam dan abu-abu, namun yang populer adalah yang berwarna putih. Ukuran tubuh kelinci ini kecil dengan berat hanya sekitar 1,4-1,8 kg saja. Harga kelinci ini yaitu untuk umur 1-3 bulan rupiah, sedangkan untuk umur diatas 3 bulan harganya diatas Kelebihan dari kelinci ini yaitu kelinci ini gesit dan banyak bergerak, namun perlu berhati-hati dalam merawat kelinci ini karena kegesitannya dapat menyebabkan kelinci ini bisa hilang jika tidak dikandangkan dengan aman. Budidaya kelinci Hotot sama dengan kelinci hias jenis lain. Pakan yang diberikan dapat berupa hijauan dan konsentrat secara berseling dan diberikan vitamin agar tubuh tetap fit. Jika ditempatkan di kandang, maka perlu terjaga kebersihan dan kandang harus dalam kondisi kering. Jika ditempatkan di kandang terbuka, perlu pagar agar kelinci tidak kabur. 21. Kelinci Harlequin Hias Kelinci Harlequin Kelinci Harlequin bukan merupakan jenis kelinci ras murni. Harlequin mengacu pada kondisi perpaduan warna yang dimiliki oleh salah satu ras dari kelinci. Terdapat beberapa jenis kelinci Harlequin seperti Harlequin Rex, Harlequin Lop, dan Harlequin Angora. Jenis tersebut merupakan jenis kelinci ras yang memiliki warna corak tubuh yang sama dengan ras Harlequin tersebut. Ciri-ciri warna utama dari corak kelinci Harlequin yaitu corak yang membentuk garis lurus, dengan warna coklat, hitam, coklat tua, kemerahan, biru, silver dan masih banyak lainnya. Kelinci yang memiliki corak warna tersebut dinamakan kelinci Harlequin. Harga kelinci Harlequin bervariasi tergantung rasnya, jika ras kelinci Harlequin Angora harga berkisar antara rupiah, sedangkan kelinci Harlequin Lop dan kelinci Harlequin Rex berkisar antara rupiah untuk kelinci diatas 3 bulan. Kelebihan dari kelinci ini yaitu corak yang unik merupakan ciri khas dari kelinci jenis ini sehingga banyak diminati oleh penyuka kelinci hias. Kelinci ini memiliki kelebihan yang sama dengan ras nya seperti Rex, Lop, dan Angora. Budidaya kelinci Harlequin tidak memerlukan tips khusus, hanya saja dapat disamakan dengan jenis ras aslinya. Pakan Kelinci yang diberikan juga dapat berupa konsentrat pellet dan hijauan yang diselang-seling. Pemberian minum harus secara adlibitum. Kelinci juga dapat diberi vitamin untuk menambah stamina agar tidak mudah stress dan terkena penyakit. Kandang juga perlu dijaga kebersihan dan harus dalam kondisi yang kering. 22. Kelinci English Lop Hias Kelinci English Lop Sama seperti namanya, jenis kelinci Lop ini berasal dari Inggris. Kelinci ini dianggap sebagai salah satu keturunan kelinci yang β€œFancy”. Kelinci English Lop sama seperti jenis kelinci Lop lainnya, memiliki telinga yang turun dan menggantung dengan ukuran yang besar disepanjang sisi wajahnya. Kelinci ini dapat tumbuh mencapai bobot 9-11 kg. Harga kelinci English Lop hampir sama dengan kelinci Lop pada umumnya. Kelinci umur 1-3 bulan yaitu sekitar rupiah, sedangkan kelinci dengan umur 3 bulan lebih harganya sekitar rupiah. Kelebihan dari kelinci ini adalah sifatnya yang ramah, sehingga cocok untuk dijadikan peliharaan dirumah, namun kelinci ini mudah stress dan terserang penyakit apabila kondisi lingkungannya tidak sesuai. Tips memelihara kelinci English Lop ini yaitu perlu dihindarkan dari stress. Untuk menghindari stress, dapat diberikan pakan yang cukup dan diberi tambahan vitamin. Selain itu, apabila kelinci ditempatkan dikandang tertutup, kandang perlu dipastikan agar tidak kotor dan tidak basah sehingga tidak mengakibatkan timbulnya penyakit. Jadi demikian gaes jenis-jenis kelinci dan penjelasan singkatnya, semoga informasi ini bisa membantu kamu dalam mengenali macam-macam kelinci beserta ciri-cirinya. Have a Nice Day!
Kelinciini memiliki temperamen yang lembut, kelinci ini lebih cocok untuk orang yang hobby karena harus rajin menyisir bulu-bulu kelincinya. Pada umur dewasa mereka bisa mencapai berat 2,0 kg – 4,0 kg baik jantan maupun betina, dan berumur 5 – Setelah sebelumnya kami menjelaskan tentang Jenis Jenis Kelinci yang Paling Populer, berikut kami akan coba mengulasa tentang Bagiaman Cara Merawat Kelinci. Untuk pemula, merawat kelinci memang gampang-gampang susah. Tapi jangan khawatir karena binatang cantik ini sangat mudah perawatannya. Berikut tips mudah yang perlu kamu perhatikan ya. 1. Beri makan sesuai kebutuhan Kelinci rentan terhadap kadar air yang tinggi dan membutuhkan serat tinggi agar pencernaannya terjaga dengan baik. Untuk itu, makanan yang tepat meliputi sayuran hijau yang sudah dilayukan, rumput awetan, biji-bijian yang ditumbuk dan umbi-umbian yang sudah dijadikan gaplek. Pada kelinci dewasa, pakan sebaiknya diberikan rutin 2 kali sehari, pagi dan sore. Pada kelinci dewasa yang hamil, lebihkan porsi makanan yang mengandung konsentrat. Tambahkan pula mineral yang banyak mengandung kalsium. Pemberian air minum melalui air minum bisa diberikan sebanyak 2 kali sebulan, atau rutin bila kondisi kelinci tampak lesu. Berikan takaran yang sesuai agar makanan tidak tersisa di dalam kandang. 2. Bersihkan kandang Pastikan kandang selalu dalam keadaan bersih dari kotoran, agar kelinci tidak stres karena bau dan lembab. Sisa makanan yang berlebih dalam waktu lama dapat membuat kelinci stres, maka dari itu sebaiknya hindari memberi pakan dengan takaran yang berlebih. 3. Pegang kelinci dengan cara benar Pastikan anak kelinci selalu merasa aman saat bersama kamu, salah satunya dengan menahan diri untuk tidak terlalu sering memegangnya. Jangan sesekali mengambilnya dengan mengangkat telinganya, karena jaringan ototnya yang muda masih sangat rawan untuk menopang berat badannya. 4. Pelihara minimal 2 ekor kelinci Binatang yang satu ini juga bisa merasa kesepian loh. Kelinci yang sendirian punya kecenderungan lebih cepat mati karena stres. Jadi, untuk menekan kemungkinan ini tak ada salahnya kalo si kelinci diberi teman dalam kandang yang sama. 5. Perlakuan khusus pada kelinci sakit Jalin hubungan baik dengan dokter. Apabila kelinci terlihat lesu, ada baiknya membawa ke dokter agar dapat segera ditangani dengan baik. Kelinci yang kurang sehat sebaiknya tidak dimandikan, berikan makanan khusus sesuai dengan jenis penyakit yang diderita Makanan Kelinci Komposisi dan jenis makanan sangat bepengaruh terhadap pertumbuhan dan kesehatan kelinci. Selain sayuran hijau, dapat juga didukung dengan asupan gizi dari biji-bijian dan umbi-umbian loh. 1. Sayuran hijau Sayuran hijau yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan kelinci di antaranya daun pepaya, daun turi, kangkung, daun singkong, daun kembang sepatu, bayang jagung, daun lamtoro, daun kacang panjang, daun ubi jalar, daun kacang tanah, talas, kol, sawi. Pastikan sayuran hijau ini terbebas dari pestisida. Kelinci memiliki daya cerna yang rendah terhadap sayuran hijau, maka dari itu sayuran harus dilayukan terlebih dahulu sebelum dimakan kelinci. Dengan mengkonsumsi sayuran layu dapat meningkatkan kadar serat kasar serta mengurangi risiko kelinci mencret dan kejang lantaran kadar air yang tinggi. Komposisi sayuran hijau bisa diberikan sekitar 60-80%, selebihnya dikombinasikan dengan konsentrat dan pakan kelinci buatan atau pelet. 2. Rumput Awetan atau Hay Kelinci membutuhkan makanan dengan kadar serat yang tinggi yang bisa diperoleh dari rumput, di antaranya rumput jampang, kalamenta, cakar ayam dan grinting. Untuk mengatasi masalah pencernaan pada kelinci, penghobi kelinci memilih rumput hay sebagai solusinya. Rumput yang awetan yang dipotong tepat sebelum berbunga bisa dipastikan memiliki kualitas yang bagus karena melalui proses pengeringan bertahap, sehingga kadnungan gizinya tetap terjaga. Dengan rumput hay, kamu tak perlu lagi khawatir terjadinya hairball di usus. 3. Biji-bijian Untuk mendapatkan tubuh yang ideal dan memiliki bulu yang bagus, kelinci harus banyak mengkonsumsi makanan berprotein tinggi. Kandungan protein ini juga berfungsi sebagai penguat, khususnya bagi kelinci hamil dan menyusui. Dalam satu hari, seekor kelinci disarankan untuk mengkonsumsi setidaknya 200-300 gr biji-bijian yang sudah ditumbuk. 4. Umbi-umbian Pada bagian ini, umbi-umbian berfungsi sebagai makanan tambahan. Jenis umbi-umbian yang cocok untuk kelinci di antaranya wortel, lobak, ubi jalar, talas, singkong, uwi dan ganyong. Pastikan umbi-umbian tidak diberikan dalam keadaan mentah. Rebus umbiumbian terlebih dahulu, keringkan, lalu tumbuk menjadi gaplek. Kandang Kelinci Sebelum memelihara kelinci, ada baiknya menyediakan kandangnya terlebih dahulu. Mengingat cepatnya perkembangbiakan kelinci, kandang diharapkan dapat melindungi kelinci dari predator, terik matahari dan guyuran hujan. Berdesarkan penempatannya kandang dibagi menjadi 3 jenis, yaitu kandang di dalam ruangan, kandang luar ruangan, kandang yang bisa di pindahkan. 1. Kandang di dalam ruangan Kandang kelinci di dalam ruangan tidak perlu menggunakan atap, karena sudah terlindungi atap ruangan. Dengan kandang setinggi 80 cm, kelinci tetap aman berada di dalam kandang karena tak dapat melompat keluar. 2. Kandang di luar ruangan Kandang jenis ini sangat sesuai untuk kelinci dengan ukuran menengah. Kandang di luar ruangan ini idealnya berbentuk panggung dengan ketinggian 60-100 cm. Tipe kandang biasanya berupa kandang individual, kandang koloni, dan kandang bertingkat. 3. Kandang yang bisa di pindahkan Kandang ini cocok digunakan untuk kelinci hias untuk di pindahkan sewaktu-waktu. Ukurannya yang kecil, memudahkan kita untuk membawanya ke mana saja, misal bermain di halaman, di dalam rumah, dan juga ke dokter hewan terpercaya. Kebutuhan Lainnya Agar kelinci tetap sehat kebutuhan yang ini juga tidak kalah penting loh. 1. Lokasi kandang Tempatkan kandang di bawah pohon rindang agar tetap sejuk dan mendapat sinar matahari. Sinar matahari dapat membunuh kuman-kuman penyakit di dalam kandang. Kelinci dapat tumbuh ideal di lingkungan bersuhu 15-20oC dengan kelembaban udara 60-90%. 2. Material kandang Sebelum menentukan material kandang, ada baiknya memerhatikan ukuran dan berat kelinci. Untuk ukuran idealnya, panjang kandang sebaiknya lebih panjang tiga kali ukuran kelinci dewasa dan lebarnya lebih panjang dari ukuran kelinci dewasa. Kandang bisa terbuat dari kayu, bambu, kawat atau kombinasi dari ketiganya. 3. Lantai kandang Lantai kandang bisa terbuat dari batu bata yang disemen, kayu, bambu atau kawat. Bila alasnya berupa tanah, buatkan saluran pembuangan air agar tanah selalu kering. Pada kandang berlantai kawat, kita bisa menyelipkan papan agar otot kaki kelinci tidak kelelahan karena menginjak kawat dalam waktu yang lama. Tempatkan jerami kering secukupnya di dalam kandang sebagai tempat kelinci duduk bersantai. 4. Kotak dalam kandang Kotak dalam kandang ini berfungsi sebagai kamar bagi kelinci dewasa maupun anak. Di sini kelinci bisa beristirahat dan berlindung. Misalnya pada kandang berukuran sedang, kita kisa menempatkan kotak berukuran 30 x 30 x 40 cm di dalam kandang dengan lebar pintu kotak kira-kira 15 cm x tinggi 20 cm. 5. Tempat makan dan minum Pilih tempat makan yang berat agar tak mudah terguling sehingga membuat kandang kotor. Untuk tempat minum gantung dari luar kandang dapat mengurangi resiko kelembaban di dalam kandang. Nah, sangat mudah bukan? Buat kamu yang masih merasa pemula, tak perlu lagi ragu untuk pelihara kelinci. Pilih kelinci kesayanganmu dan nikmati setiap momen kebersamaan kalian yaa ?
AyoLihat Jenis Yang Cocok Buat Yang Takut! Cuddl Nov 5, 2020. Tarantula Ini Hal Yang Paling Penting Dalam Merawat Anjing Kamu! Cuddl Aug 20, 2020. Perawatan Anjing. Cara perawatan yang tepat untuk kelinci harus dari sumber yang baik. Di ulasan ini kita akan berkenalan dengan KNESIA ahlinya dalam
Sumber Pixabay/David MarkSama seperti hewan peliharaan lain, perawatan kelinci juga perlu dilakukan dengan baik. Apalagi, hewan peliharaan dengan bulu yang halus ini bisa menjadi teman baik yang menghibur kita di kala lelah menjalani hari yang kandang dan tempat tidur, makanan kelinci juga perlu diperhatikan. Hal ini bertujan agar mereka bisa tumbuh besar dan kuat. Lantas, Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan untuk Merawat Kelinci?Melansir dari beberapa sumber, berikut beberapa hal yang perlu kamu siapkan dalam merawat kelinci dengan Kandang yang LuasKelinci membutuhkan tempat tinggal berupa kandang yang luas. Usahakan untuk memilih kandang yang memiliki penutup atau atap tertutup di atasnya agar mereka bisa terlindung dari sinar matahari dan air hujan. Menurut The Spruce Pets, kandang kelinci setidaknya harus empat kali lebih luas dari ukuran kelincinya. Lalu, letakkan kandang di bagian teras atau dalam rumah agar kelinci tidak mudah kedinginan atau kepanasan. Nah, kamu juga bisa memilih kandang yang memiliki dua lantai dengan tangga agar mereka bisa bermain, seperti di bawah Kandang Kelinci Grand Lodge 120 Plus – Abu AbuBeli di siniFerplast Kandang Kelinci Rabbit 100 – Abu AbuBeli di sini 2. Tempat TidurSelain kandang, kelinci juga membutuhkan tempat tidur yang empuk agar mereka bisa tidur dengan nyenyak. Kamu dapat membeli tempat tidur dari bahan polyester yang lembut dan awet. Namun, pastikan kamu selalu rutin membersihkan tempat tidur berbahan kain ini agar tidak mudah kotor dan bau. Berikut pilihan tempat tidur untuk kelinci kesayangan kamu di CmBeli di siniPawise Tempat Tidur Hewan 3 In 1Beli di sini3. Kotak makananLetakkan makanan kelinci di sebuah kotak yang berbahan agak berat agar tidak mudah dimainkan. Soalnya, kelinci suka memainkan barang-barang yang ada di sekitarnya. Jika kotak makan terlalu ringan, kemungkinan makanan di dalamnya bisa mudah tumpah. Ini dia rekomendasi tempat makanan kelinci yang bisa kamu Tempat Makan Binatang Stand Cm – HitamBeli di siniAll For Paws Tempat Makan BinatangBeli di sini4. Tempat KotoranIsilah tempat kotoran dengan pasir putih, lalu kamu bisa melatih kelinci untuk membuang kotorannya sendiri secara rutin. Dengan begitu, mereka akan terbiasa mengaksesnya jika ingin buang air. 5. Tempat MinumSelain tempat makan, kamu juga pelu menyiapakan tempat minum. Gunakan tempat minum berbentuk botol yang bisa kamu tempel di sisi kandang agar mereka bisa meminumnya dengan mudah, seperti di bawah L Tempat Minum Hewan Nile WaterBeli di siniPawise 30x40x20 Cm Dispenser Makanan Dan Minuman BinatangBeli di sini6. MakananKelinci adalah hewan yang bisa mengonsumsi berbagai jenis makanan, dari pelet, sayuran, hingga buah-buahan. Namun, kamu tetap perlu memperhatikan kandungan dari setiap makanan yang dikonsumsi. Utamakan untuk memberinya sayuran segar, seperti wortel, brokoli, sawi, lobak, selada, kangkung, bayam, dan memberikan pelet setiap harinya karena mereka membutuhkan makanan yang mengandung serat larut di dalam tubuh. Tak apa jika kamu ingin memberikannya pelet sesekali, tetapi pastikan yang berkualitas tinggi, seperti pilihan di bawah Makanan Kelinci Rasa Apel 1 KgBeli di siniVitapol 500 Gr Karmeo Makanan Kelinci PremiumBeli di sini7. Mainan KelinciSiapkan beberapa jenis mainan yang bisa diletakkan di dalam kandang agar kelinci bisa tetap aktif dan terstimulasi dengan baik. Pada dasarnya, mereka adalah hewan yang suka mengunyah. Jadi, kamu bisa memberikan mainan terbaik yang terbuat dari bahan aman dan berkualitas serta bermanfaat untuk perawatan gigi kelinci, seperti yang ada di bawah Mainan Kelinci Gigit Kayu – KuningBeli di siniPawise Mainan Anjing Boneka Tali Bentuk Beruang & KelinciBeli di sini8. Waktu dan PerhatianTidak hanya persiapan dari segi material, kamu juga perlu mempersiapkan diri sebelum merawat kelinci. Pastikan kamu selalu meluangkan waktu dan perhatian buat mengajak mereka bermain di luar kandang. Sama seperti hewan lainnya, kamu juga perlu memberikan suntikan vaksin agar kelinci bisa terlindungi dari virus. Selain itu, ketahuilah kalau mereka adalah hewan yang sangat sensitif terhadap suara keras, seperti kembang api, alat penyedot debu, dan sebagainya. 9. Aksesoris Perawatan KelinciPotong kuku adalah rutinitas penting yang perlu kamu lakukan. Soalnya, kuku kelinci tumbuh dengan cepat dan bisa melukai kamu jika tidak dipotong. Jadi, kamu perlu menyiapkan alat perawatannya seperti gunting Clipper Gunting Kuku Hewan Ukuran XxlBeli di siniFerplast Gunting Kuku Hewan – MerahBeli di siniItu dia beberapa hal yang perlu kamu persiapkan sebelum merawat kelinci di rumah. Kamu bisa mendapatkan semua kebutuhan untuk merawat kelinci di atas hanya melalui potongan hingga 50% untuk pelengkapan hewan peliharaan KLIK DI belanja online ini juga menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga dan peralatan elektronik dari berbagai merek terkenal milik Kawan Lama Group, seperti Pet Kingdom, ACE, Informa, Selma, dan masih banyak lagi.
Karenabesar hamster yang kecil, rumah yang cocok untuk hamster selalu harus terdapat tempat paling sedikit 2 kaki dan bagian atas yang kuat karena hamster adalah pemanjat yang baik. Kotak kaca tidak boleh lebih tinggu daripada panjangnya untuk sirkulasi udara, dan karena besar yang lebih kecil, hamster kerdil membutuhkan kandang yang lebih
Dewasa ini, budidaya kelinci mulai banyak dilakoni lantaran memiliki prospek yang cukup menjanjikan. Apalagi dengan karakteristik kelinci yang memang mudah dijinakkan, mudah beradaptasi di lingkungan yang baru, serta cepat berkembang biak. Secara umum, hewan imut ini terbagi ke dalam 2 kelompok, yakni kelinci hias dan kelinci budidaya. Kelinci budidaya sendiri diartikan sebagai salah satu jenis kelinci yang di budidayakan untuk dikonsumsi dagingnya atau diambil kulit dan bulunya. Sementara kelinci hias ialah jenis kelinci yang diperuntukkan sebagai hewan peliharaan. Ada 3 fokus utama dalam kegiatan ternak kelinci, yaitu berorientasi pada daging, kulit, atau bulu. Seperti yang kita ketahui, tiap-tiap jenis kelinci memiliki keunggulan yang berbeda-beda. Ada yang unggul dalam hal pertumbuhan daging, kualitas kulit, dan bahkan produksi bulu/woll. Lebih detailnya, berikut merupakan jenis kelinci budidaya yang kerap diternakkan di Indonesia sesuai dengan peruntukannya. Kelinci Pedaging New Zealand White dan Flemish Satin dan atau woll Angora. Baca Juga Aturan Penting dalam Cara Merawat Bayi Kelinci Panduan Cara Budidaya Kelinci Berikut merupakan langkah-langkah yang perlu ditempuh dalam proses pembudidayaan kelinci. Go check these out! 1. Persiapan Kandang Sumber Pada dasarnya, terdapat 2 tipe kandang untuk ternak kelinci, yakni sistem terbuka dan tertutup. Kandang sistem terbuka umumnya berupa lahan yang dikelilingi pagar. Kelinci ternak akan dibiarkan bebas berkeliaran di area itu. Di dalam area kandang akan disediakan tempat untuk beristirahat dan berteduh. Sayangnya, jenis kandang ini hanya bisa dilakukan di daerah pedesaan dengan area lahan yang luas. Sementara itu, kandang tertutup lebih cocok untuk bisnis ternak kelinci intensif. Mengingat bentuk bangunannya yang dibatasi dengan lantai, dinding, dan atap. Kandang sistem tertutup dibagi lagi menjadi 2 tipe, ialah tipe baterai dan tipe postal. Dimana tipe baterai merupakan kandang yang didesain untuk mewadahi 1 ekor kelinci di setiap kandangnya. Sebaliknya, kandang tipe postal mampu menampung beberapa ekor kelinci sekaligus. Peternak dapat menyesuaikan tipe kandang sesuai dengan tujuan budidaya dan budget yang dimilikinya. 2. Pemilihan Induk Kelinci Budidaya Pemilihan bibit bakal indukan harus dilakukan dengan cermat. Sebab, bibit memegang kunci utama atas berhasil atau tidaknya usaha ternak kelinci. Sebagai gambaran, di bawah ini merupakan beberapa kiat yang bisa digunakan untuk memilih bibit ternak kelinci potong Memiliki bobot minimum 4-5 kg untuk kelinci betina dan 3-5 kg untuk kelinci riwayat kesehatan yang baik atau merupakan keturunan dari kelinci-kelinci yang mampu menghasilkan banyak anak dalam sekali punggung yang tidak pinggul bulat bulu yang bersih, terutama pada area sekitar kelamin mata yang cerah, tidak terlihat lesu ataupun mengantuk. Baca Juga Sudah Tahu Cara Merawat Kelinci dengan Benar? Cek Di sini 3. Pemberian Pakan Sumber Jenis pakan yang disarankan untuk kelinci ternak adalah hijauan, konsentrat, dan vitamin. Beberapa hijauan yang digemari kelinci antara lain limbah sayuran seperti daun singkong, lobak, wortel, dan sawi. Serta jenis rerumputan dan daun-daunan dari tanaman jagung, pepaya, dan kacang tanah. Agar pertumbuhannya makin optimal, peternak dapat memberikan konsentrat berupa pelet buatan pabrik. Biasanya, produk konsentrat telah memiliki kandungan nutrisi yang lengkap dan sesuai dengan kebutuhan hewan ternak. Memang, biaya pemberian pelet akan memakan biaya yang cukup mahal, namun ketersediaan dan kontinuitasnya akan lebih terjamin. Hal tersebut sangat dibutuhkan bagi para pelaku usaha ternak kelinci intensif. Secara garis besar, total kebutuhan pakan untuk kelinci ternak mencapai 4-5% dari bobot tubuhnya per hari. Kelinci muda dengan usia di bawah 4 bulan membutuhkan hijauan sebanyak 20% dari total pakannya. Sedangkan kelinci dewasa lebih dari 4 bulan memerlukan 60% hijauan dari total pakannya. Ada baiknya untuk memisahkan waktu pemberian pakan hijauan dengan konsentrat. Misalnya saja, pakan hijauan akan diberikan pada jam maka konsentrat bisa diberikan pada pagi harinya sekitar jam 4. Mengawinkan Kelinci Tingkat kelahiran menjadi salah satu parameter untuk melihat tingkat produktivitas kelinci ternak. Kelinci biasanya siap untuk dikawinkan saat usianya 6-12 bulan, tergantung jenis rasnya. Kelinci betina yang siap melahirkan, secara alamiah akan menunjukkan beberapa tanda birahi seperti Sering menggosok-gosokkan dagunya pada kelinci lain atau objek lain di gelisah, tingkah lakunya seakan sedang mencari-cari vulva berwarna kemerahan dan sedikit basah. Proses mengawinkan kelinci ternak bisa dilangsungkan dengan 2 cara, yaitu secara berpasangan atau berkelompok. Perkawinan secara berpasangan dilakukan dengan memasukkan 1 indukan betina dan 1 indukan jantan ke dalam kandang yang sama. Saat masa perkawinan berlangsung, amati pergerakan kedua kelinci, apakah terjadi perkawinan atau tidak. Bila tidak, besar kemungkinannya mereka tidak cocok. Pada tahap ini, segera ganti indukan pejantan dengan yang lain. Sedangkan pengawinan secara berkelompok bisa dilakukan dengan memasukkan sejumlah indukan jantan dan betina ke dalam 1 area. Umumnya, 1 kelinci pejantan mampu mengawini 5-10 kelinci betina. Berikut adalah beberapa hal umum yang perlu diketahui dalam mengawinkan kelinci ternak Masa birahi kelinci akan berlangsung selama kurang lebih 11-15 mulai siap dikawinkan saat usianya menginjak 6 bulan, tergantung jenis masa birahi satu ke masa birahi selanjutnya, akan ada tenggat sekitar 2 kehamilan kelinci ternak berlangsung selama 28-35 hari, tergantung jenis betina bisa dibuahi lagi/subur kembali setelah 2 minggu berlalu, terhitung sejak kelinci melahirkan menyusui kelinci dapat berlangsung selama 8 minggu. Dimana 15-20 hari pertamanya akan menjadi masa penyusuan eksklusif. Setelah itu, anakan kelinci akan mulai diberi hijauan sambil tetap anak yang bisa dilahirkan dalam 1 kali kelahiran adalah 4-12 dapat mengalami 5 kali kehamilan dalam 1 produktivitas terbaik akan berlangsung selama 1-3 tahun. Jika kurang atau lebih dari itu, biasanya kuantitas dan kualitas anakan kelinci mengalami penurunan. Baca Juga Biar Ga Gampang Sakit, Yuk Kenali Cara Merawat Kelinci Anggora 5. Proses Pemanenan Sumber Sebenarnya, tidak ada patokan pasti kapan kelinci budidaya bisa dipanen. Sebagaimana kita tahu, pasar kelinci saat ini tidak semasif jenis ternak pedaging lain seperti sapi, kambing, atau unggas. Kelinci umumnya dijual anakannya sebagai hewan peliharaan. Jika demikian, sebaiknya penjualan anakan kelinci dilakukan setelah usianya di atas 2 bulan, atau setelah masa penyusuannya berakhir. Karena anakan yang terlalu muda dikhawatirkan tidak mampu bertahan bila dipisahkan dari induknya. Sedangkan untuk kelinci pedaging, proses pemanenan dapat dilangsungkan setelah kelinci berusia 3,5 bulan atau telah memiliki bobot antara 2-3 kg. Kelinci memang menjadi salah satu opsi terbaik untuk dibudidayakan. Terlebih, peminatnya disetiap tahun terus mengalami peningkatan. Melihat prospeknya yang cukup cerah, banyak orang Indonesia berbondong-bondong untuk mulai menekuni budidaya kelinci sebagai lini usahanya. Itung-itung untuk investasi lah! Cukup menarik ya? Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.
1 Jersey wooly. Jersey wooly adalah kelinci kerdil dengan berat 450 gram sampai 1,3 kilogram. Mereka bisa hidup hingga usia 7-10 tahun. Menurut laman Pet Guide, kelinci ini memiliki sifat yang lembut, manis, jinak, dan menyenangkan. Karena ukurannya yang mungil, lebih baik jersey wooly dipelihara di dalam rumah. 70 persen dari keseluruhan XuWEcTg.
  • maof6gosum.pages.dev/60
  • maof6gosum.pages.dev/17
  • maof6gosum.pages.dev/421
  • maof6gosum.pages.dev/374
  • maof6gosum.pages.dev/436
  • maof6gosum.pages.dev/96
  • maof6gosum.pages.dev/134
  • maof6gosum.pages.dev/263
  • jenis kandang yang paling cocok untuk kelinci kesayangan adalah